Powered by Blogger.

Monday, January 7, 2013

Tips Nyaman Memakai High Heels

Banyak wanita yang senang mengenakan high heels karena membuat kaki terlihat lebih jenjang dan lebih tinggi sehingga terlihat lebih seksi. Namun ada istilah yang mengatakan "beauty is pain", terkadang kaki bisa terasa sangat nyeri dalam mengenakan sepatu jenis ini. Untuk membantu agar anda tetap dapat tampil menarik dengan nyaman, berikut adalah tips dari WebMD dan American Podiatric Association:

  1. Pastikan ukurannya pas dengan kaki anda.
    Pernahkah anda memiliki sepatu hak tinggi yang sedikit kebesaran sehingga kaki anda masuk lebih dalam dari pada yang seharusnya dan menyisakan sedikit bagian kosong pada bagian tumit? Kejadian seperti ini bisa membuat badan Anda bertumpu di bagian depan kaki, menimbulkan tekanan di bagian jari. Maka, carilah sepatu yang bagian tumitnya bisa merengkuh tumit Anda dengan nyaman. 
  2. Gunakan bantalan.
    Saat kita berdiri terlalu lama mengenakan high heels, terkadang tumit kita terasa panas dan nyeri. Biasanya hal ini terjadi karena alas sepatu anda kurang empuk untuk kaki anda. Untuk mengatasi masalah tersebut, kita dapat membeli bantalan sepatu yang terbuat dari silikon, bisa anda temukan di penjual sepatu atau di toko-toko yang menjual perlengkapan sepatu. Bentuknya seperti gel, mampu menyerap benturan dan getaran saat berdiri atau berjalan menggunakan sepatu berhak tinggi. 
  3. Gunakan hak tebal untuk stabilitas.
    Hak yang terlalu kecil dapat membuat kaki anda nyeri karena berat badan anda hanya bertumpu pada satu titik yang sempit. Mengenakan hak yang lebih besar dapat menyebarkan berat anda secara lebih merata. Anda dapat coba mengenakan wedges atau buat anda yang sering mengenakan high heels di kantor, anda dapat menggantinya dengan sandal pada saat santai atau saat sedang sendiri di ruangan anda.
Jika kaki anda sering terkena kapalan atau lecet, entah karena kaki Anda memiliki bentuk dan ukuran yang tak umum, maka sebaiknya anda bertemu dengan spesialist untuk berkonsultasi. Minta masukan mengenai tipe sepatu yang sesuai dengan kaki anda, atau anda juga dapat mencari sepatu bertali minim untuk menghindari gesekan di dalam sepatu yang bisa menimbulkan kapalan.

Tuesday, December 25, 2012

Anoreksia Nervosa dan Cara Mengobatinya

Saat ini penampilan fisik menjadi banyak perhatian orang sehingga banyak orang yang melakukan diet tanpa memikirkan kesehatannya. Sangat susah untuk membedakan antara diet yang normal dengan diet yang berbahaya karena tahap awal dari suatu gangguan makan bisa sangat susah untuk diketahui. Kapankah suatu diet menjadi masalah bagi kesehatan fisik dan emosi? Bagaimanakah kehilangan berat badan menjadi patologi? Menjawab pertanyaan ini sangat susah, terutama apabila orang tersebut belum kehilangan berat badan yang cukup banyak. Namun, bagaiman pun pertanyaan ini penting, semakin awal gangguan makan ditangani, makin besar kemungkinan untuk sembuh dari Anoreksia, karena jika tanda dan gejala dari gangguan makan ini dibiarkan sampai menjadi kebiasaan, kebanyakan orang harus berjuan selama bertahun-tahun untuk terbebas dari kebiasaan buruk ini.

Anoreksia nervosa merupakan salah satu sindroma yang disebabkan oleh gangguan psikis. Anoreksia nervosa merupakan satu gangguan makan yang ditandai oleh gangguan citra tubuh dan membatasi jumlah makanan dengan amat ketat.

Anoreksia nervosa juga sering diartikan oleh masyarakat kebanyakan sebagai peristiwa penolakan makan seseorang, yang biasanya oleh gadis remaja, karena ia takut menjadi gemuk atau oleh karena sebab histerik lainnya.

Penyebab Anoreksia Nervosa
Anoreksia nervosa dapat disebabkan oleh beberapa faktor sebagai berikut: 

  1. Faktor biologi
    Pasien anoreksia nervosa mengalami penyangkalan terhadap rasa lapar. Penyangkalan terhadap rasa lapar ini bisa disebabkan oleh opiat endogen. Penelitian sebelumnya menunjukkan peningkatan berat badan yang berarti pada beberapa pasien yang diberi opiat antagonis.
    Rasa lapar menghasilkan beberapa perubahan biokimia dalam tubuh, kejadian seperti ini sering juga nampak pada pasien depresi. Fungsi tiroid juga menjadi tertekan, kelainan ini hanya bisa dikoreksi dengan kaliminasi. Kelaparan juga menyebabkan amenorrhea yang menunjukkan kadar hormon (luitenizing hormon, FSH, gonadotropin, realising hormon). Meskipun begitu, beberapa pasien anoreksia nervosa menderita amenorrhea sebelum kehilangan berat badan yang signifikan.
  2. Faktor sosial
    Pasien anoreksia nervosa menemukan dukungan atas perilaku mereka karena pandangan masyarakat akan tubuh yang kurus dan olah raga. Tidak ada gambaran spesifik yang menghubungkan antara penyebab anoreksia dan hubungan dalam keluarga. Namun, beberapa studi menunjukkan pasien-pasien anoreksia nervosa mempunyai masalah hubungannya dengan keluarga. Pasien anoreksia nervosa mempunyai sejarah keluarga yang depresi, ketergantungan alkohol, atau gangguan makan.
  3. Faktor psikososial dan psikodinamik
    Anoreksia nervosa merupakan reaksi dari tuntutan remaja untuk kebebasan yang lebih. Penderita anoreksia nervosa memiliki harapan akan peningkatan fungsi sosial dan sexual mereka. Pasien anoreksia nervosa umumnya kurang percaya diri, banyak dari mereka merasa tubuh mereka dibawah kontrol orang tua mereka. Membentuk diri sendiri mungkin merupakan suatu usaha untuk mendapat pengakuan sebagai orang yang spesial dan unik.
    Klinis psikoanalitik yang mengobati pasien anoreksia nervosa umumnya setuju bahwa pasien-pasien muda tidak dapat berpisah secara psikologi dengan ibu mereka. Pasien-pasien anoreksia nervosa merasa keinginan makan adalah suatu kerakusan dan tidak bisa diterima, oleh karena itu, keinginan tersebut harus diabaikan. Orang tua merespon hal ini dengan ketakutan apakah anak mereka akan makan dan pasien mengabaikan ketakutan orang tua mereka.

Diagnosa
Anoreksia nervosa biasanya terjadi pada umur 10 sampai 30 tahun, sangat jarang terjadi diluar dari range ini. Setelah umur 13 tahun, kemungkinan untuk mengidap anoreksia meningkat sangat drastis, 85 % dari pasien anoreksia nervosa, berkisar antara umur 13 tahun dan 20 tahun. Sebagian besar penderita anoreksia dimulai pada umur 17-18 tahun.

Dalam pedoman penggolongan dan diagnosis gangguan jiwa edisi ke III (PPDGJ – III). Pedoman diagnostik anoreksia nervosa adalah sebagai berikut:

  1. Ciri khas gangguan adalah mengurangi berat badan dengan sengaja, dipacu dan atau dipertahankan oleh penderita.
    Untuk mengetahui secara pasti, dibutuhkan hal-hal seperti dibawah ini : Berat badan yang ideal berkisar antara 15 % dibawah berat badan normal dan 15% di atas berat badan normal. Berat badan normal sendiri bagi wanita dapat dihitung sebagai berikut = tinggi badan - 110, sedangkan untuk pria = tinggi badan - 100. Diluar range itu dapat dikategorikan tidak ideal.
    Pada penderita pria yang masuk masa pubertas ada kemungkinan gagal mencapai berat badan yang diharapkan selama periode pertumbuhan.
  2. Penderita anoreksia pada umumnya berusaha melakukan usaha pengurangan berat badan secara berlebihan seperti berikut:
    • Merangsang muntah oleh diri sendiri.
    • Menggunakan pencahar.
    • Olah raga berlebihan.
    • Memakai obat penekan nafsu makan dan atau diuretika.
  3. Terdapat distorsi “ body image” dalam bentuk psikopatologi yang spesifik dimana ketakutan gemuk terus menerus menyerang penderita, penderita memiliki penilaian yang berlebihan bahwa berat badan yang rendah adalah bagus.
  4. Adanya gangguan endokrin yang meluas, melibatkan hypothalmic-pituitary ayis, dengan manifestasi pada wanita sebagai amenorrhea dan pada pria sebagai kehilangan minat dan potensi seksual.
  5. Jika anoreksia nervosa terjadi pada masa prepubertas, perkembangan puber tertunda atau dapat juga tertahan (pertumbuhan berhenti, pada anak perempuan buah dadanya tidak berkembang dan terdapat amenorrhea primer, pada anak laki-laki genitalianya tetap kecil). Pada penyembuhan, pubertas kembali normal, tetapi menarche terlambat.

Diagnosa Banding
Dalam melakukan pengecekan kita harus yakin bahwa pasien tidak memiliki penyakit yang dapat menyebabkan kehilangan berat badan (contoh, tumor otak atau kanker) sebelum menilai bahwa seseorang menderita anoreksia.

Kehilangan berat badan, kebiasaan makan yang aneh, dan muntah dapat terjadi pada beberapa gangguan mental, gangguan depresi, dan anoreksia nervosa mempunyai beberapa gejala yang sama seperti perasaan depresi seperti menangis, susah tidur, sering merenung, dan kadang-kadang memiliki kecenderungan untuk berpikir bunuh diri. Bagaimanapun juga kedua gangguan tersebut memiliki beberapa gejala yang berbeda. Umumnya pasien dengan gangguan depresi mengalami penurunan nafsu makan sedangkan pasien anoreksia nervosa memiliki nafsu makan normal dan merasa lapar.

Hanya pada stadium yang parah dari anoreksia nervosa pasiennya mengalani penurunan nafsu makan. Penderita anoreksia memiliki tipikal yang sangat perhatian terhadap kandungan kalori makananan sedangkan pada penderita depresi, pasien tidak takut akan kegemukan atau gangguan citra tubuh, seperti pada penderita anoreksia nervosa.

Anoreksia nervosa harus dibedakan dari bulimia nervosa. Bulimia nervosa adalah suatu gangguan dimana terdapat episode Ginge-eating diikuti mood yang terdepresi. Seperti penderita anoreksia, penderita bulimia memiliki kecenderungan mencela diri sendiri dan menginduksi muntah dan mempertahankan berat mereka dibawah berat badan normal, namun berat badan pasien bulimia nervosa jarang berada kurang dari 15 % berat badan normal mereka.

Proses penyakit anoreksia nervosa bervariasi, terjadi secara spontan, berat badan yang turun naik diikuti relaps, penyakit yang secara berangsur-angsur memburuk dan berakhir dengan kematian akibat komplikasi dari kelaparan. Penelitian menunjukkan tingkat mortalitas (angka kematian) dari penderita anoreksia berkisar antara 5-18 %.

Indikasi bahwa penyakit sudah membaik adalah pangakuan akan kelaparan, ketidakdewasaan yang berkurang dan membuktikan penghargaan terhadap diri sendiri. 30 – 50 % dari pasien anoreksia nervosa memiliki gejala bulimia nervosa, dan biasanya gejala bulimia terjadi kurang dari 1 ½ tahun setelah timbulnya anoreksia nervosa.

Proses Penyembuhan
Terapi yang menyeluruh dibutuhkan untuk menangani kasus anoreksia nervosa, termasuk didalamnya hospitalisasi jika dibutuhkan dan psikoterapi terhadap individu dan keluarganya.
  1. Hospitalisasi
    Yang menjadi perhatian utama dalam penanganan anoreksia nervosa adalah mengembalikan keadaan gizi pasien, sebab dehidrasi, kelaparan dan gangguan keseimbangan elektrolit dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius bahkan dapat menyebabkan kematian. Keputusan untuk memasukkan pasien ke rumah sakit didasarkan pada kondisi medis umum pasien atau dari kerja sama pasien.
  2. Psikoterapi
    Kebanyakan pasien anoreksia nervosa membutuhkan tindak lanjut setelah keluar dari rumah sakit. Bahkan dalam kasus yang kurang parah, hospitalisasi bahkan tidak dibutuhkan. Kebanyakan pasien mengalami gangguan pada masa remaja. Meskipun psikodinamik, peran keluarga pada terapi tidak dibutuhkan pada tingkatan awal terapi, terutama jika pasien anoreksia nervosa masih merasa lapar. Psikoterapi yang berorientasi pada insight hanya berguna pada pasien anoreksia nervosa yang telah stabil.
  3. Terapi biologis
    Anti depresiva sering digunakan dan sering berguna. Siproheptadin (periactin) mungkin membantu, karena khasiat samping yang menambah berat badan. Anti depresiva sertonik seperti fluaksetin (prozae), sertralin (zoloft) dan paroksetin (paxil) mungkin dapat membantu. Beberapa bukti menunjukkan elektrokonvulsiva terapi (ECT) berguna bagi kasus-kasus anoreksia nervosa dan gangguan depresi mayor.

Friday, December 21, 2012

Tips Mencegah Keriput

Ada banyak cara yang dapat dilakukan seorang wanita untuk mencegah datangnya kerut. Berikut adalah beberapa cara yang dapat digunakan untuk menghambat datangnya kerut:

Konsumsi makanan ber-Omega 3
Ikan dan makanan-makanan lain yang mengandung asam lemak esensial atau yang biasa kita sebut sebagai omega-3 sangat berguna bagi kulit. Dokter kulit Nicholas Perricone, MD mengatakan bahwa asam lemak esensial memberi nutrisi pada kulit, sehingga membuatnya tetap muda, dan juga membantu mengurangi keriput.

ikan salmon http://asalasah.blogspot.com/
Jangan Sipitkan Mata
Gerakan wajah berulang seperti menyipitkan mata membuat otot wajah bekerja terlalu keras, sebagai akibatnya membentuk alur di bawah permukaan kulit yang pada akhirnya akan berubah menjadi keriput. Usahakan agar mata anda tidak perlu menyipit, pakailah kacamata baca jika Anda membutuhkannya. Gunakanlah kacamata hitam jika sedang berada di bawah sinar matahari  agar dapat melindungi kulit sekitar mata dari kerusakan akibat sinar matahari dan mencegah Anda menyipitkan mata.
Makan Coklat
Dalam studi yang dipublikasikan dalam edisi 2006 dari Journal of Nutrition, peneliti menemukan bahwa kakao (coklat) dapat membantu merawat kesehatan kulit. Hal ini disebabkan karena coklat mengandung dua jenis flavonols (epicatchin dan catechin) yang dapat melindungi kulit dari kerusakan akibat Sinar UV dari matahari, memperbaiki sirkulasi darah ke kulit sehinggan asupan nutrisi yang didapat kulit menjadi lebih baik, memperbaiki hidrasi kulit dan membuatnya halus.
coklat http://asalasah.blogspot.com/

Jangan Terlalu Sering Mencuci Muka
Cuci muka itu memang penting untuk menjaga kulit tetap bersih dan bebas dari bakteri penyebab jerawat, namun jangan dilakukan secara berlebihan. Menurut ahli kulit dari University of Maryland Medical Center, sering mencuci wajah dengan sabun atau cairan khusus bisa membuat kulit kehilangan minyak alami dan kelembaban yang melindungi kulit dari keriput.
 
Makan Kedelai
Penelitian menunjukkan bahwa kedelai dapat membantu melindungi kulit dari kerusakan akibat terpaan sinar matahari. Satu studi yang dipublikasikan dalam European Journal of Nutrition, mengulas suplemen kedelai (dapat meningkatkan struktur dan kekencangan kulit dalam waktu 6 bulan.
Minum air
Minumlah air dan jus alami untuk membantu menghilangkan racun dari dalam tubuh yang dapat menimbulkan keriput. Minumlah setidaknya delapan gelas sehari. Meminum air dengan cukup setiah harinya membantu kulit untuk tetap lembab dan kenyal.
Tidur dengan Posisi yang Baik dan Benar
Stres juga dapat menimbulkan keriput. Kurangilah stress dengan istirahat yang cukup dan cobalah untuk tidur terlentang. Tidur dengan wajah menempel di bantal dapat menyebabkan "garis tidur", yang jika terjadi selama bertahun-tahun, bisa berubah menjadi keriput.
Berhenti merokok
Perokok berat hampir 5 kali lebih mungkin menunjukkan kerutan yang berlebihan dibanding bukan perokok. Rokok merusak serat kolagen dan elastin yang membuat kulit kamu kuat dan elastis, sebagai hasilnya kulit mulai melorot dan keriput sebelum waktunya.


Friday, December 14, 2012

Cara Mengecilkan Perut Buncit

orang yang mengeluhkan masalah perut buncit
Cara Mengecilkan Perut Buncit - Perut buncit terkadang sangat mengganggu rasa percaya diri kita. Banyak orang yang mengeluhkan masalah perut buncit ini. Untuk itu, kita akan membahas mengenai cara menghilangkan perut yang buncit sebagai berikut: 



Tips Menghilangkan Perut Buncit Secara Alami

Makan secara perlahan

Jangan makan dengan cepat, makanan yang tidak terkunya dengan baik tidak dapat dicerna usus dengan baik dan akhirnya dapat membentuk gas sehingga perut menggembung. Duduklah dengan tegak pada saat makan dan kunyah makanan secara perlahan.

Mengkonsumsi serat yang tepat

Serat yang terbaik dalam program diet anda adalah serat yang berasal dari buah-buahan yang banyak mengandung air seperti apel dan pear.

Jauhi sembelit

Seseorang dikatakan sembelit jika tingkat intensitas BAB nya kurang dari 3 kali dalam seminggu. Sembelit dapat membuat perut menjadi besar, oleh karena itu penting untuk mengkonsumsi serat dari buah-buahan dan sayur untuk memperlancar proses pencernaan.

Awasi pengobatan

Terkadang mengkonsumsi obat tertentu dapat mengakibatkan sembelit dan kembung pada perut. Aspirin dan obat kontrasepsi merupakan salah satu jenis obat yang dapat mengakibatkan penggelembungan pada perut
Kurangi makan garam
Konsumsi garam yang berlebih dapat mengakibatkan ekstra sodium dalam tubuh sehingga mekanisme tubuh menjadi lambat dan mendorong air keluar dari sel, akibatnya perut terasa penuh dan menggelembung.

Minumlah air

Bila perut anda terasa penuh karena simpanan air yang berlebih, anda justru dapat mengatasinya dengan meminum lebih banyak air lagi. Mengkonsumsi air yang banyak akan mengurangi konsentrasi sodium dan meningkatkan jumlah air yang keluar melalui sistem. Minum air yang banyak juga membantu empedu dalam membuang racun dari dalam tubuh. Tapi cara ini tidak disarankan dilakukan bila anda sedang menjalani diet, karena jumlah air yang terlalu banyak juga dapat mengakibat perut kesusahan dalam mencerna makanan sehingga perut menggelembung.

Olahraga

Jangan lupa berolahraga! Olahraga yang paling disarankan untuk menghilangkan perut buncit adalah aerobik. Aerobik sangat membantu proses eskresi dalam tubuh sehingga produk sisa hasil pencernaan dapat lebih cepat dikeluarkan oleh tubuh melalui keringat dan urine.

Thursday, December 13, 2012

Cara Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita

Alat reproduksi merupakan salah satu fungsi tubuh yang sensitif dan memerlukan perawatan khusus.Perawatan alat reproduksi mempunyai tujuan sebagai berikut: 
  1. Mempertahankan Ph normal vagina, yakni 3,5 sampai 4,5. 
  2. Mencegah tumbuhnya jamur, bakteri, protozoa. 
  3. Mencegah munculnya keputihan dan virus.
    Ada dua jenis keputihan, yaitu :

    • Fisiologi, dengan ciri ; tidak gatal, tidak bau, lendir berwarna bening, terjadi hanya pada masa subur, terjadi menjelang haid, karena stres, kelelahan, atau karena celana dalam yang terlalu ketat.
    • Patologis, dengan ciri ; keluar lendir berlebihan disertai infeksi, gatal dan pedih, vagina kemerahan, lendir berubah warnanya.
Banyak wanita melakukan hal yang salah dalam melakukan perawatan eksternal bagi alat reproduksinya, antara lain:
  1. Penggunaan pembersih / sabun berbahan daun sirih digunakan dalam waktu lama, hal ini akan menyebabkan keseimbangan ekosistem terganggu.
  2. Pemilihan produk pembersih kewanitaan yang salah. Produk pembersih wanita yang mengandung bahan povidone iodine mempunyai efek samping dermatitis  yang dapat mengakibatkan reaksi alergi.

Cara merawat organ reproduksi yaitu :
  1. Jaga kebersihan. Usahakan agar vagina kering dan tidak lembab.
  2. Sekalah alat reproduksi anda dari arah depan kebelakang agar bibit penyakit yang kemungkinan besar bersarang di anus tidak terbawa ke vagina karena dapat menimbulkan infeksi, peradangan dan rasa gatal.
  3. Memakai pakaian dalam dari bahan katun agar getah dan keringat lebih mudah terserap. Jangan menggunakan pakaian dalam yang ketat.
  4. Mencukur bulu yang tumbuh pada vagina secara teratur, karena bulu di sekitar vagina dapat ditumbuhi jamur atau kutu yang menimbulkan rasa tidak nyaman dan gatal.
  5. Larangan menggunakan alat pembersih kimiawi tertentu karena dapat merusak keasaman vagina yang berfungsi menumbuhkan bakteri atau kuman. Jangan menggunakan deodorant atau spray. Rangsangan dari bahan tersebut menimbulkan peradangan pada daerah vagina dengan gejala gatal dan keputihan.
  6. Pada saat haid, pembalut harus diganti secara teratur, paling tidak sekitar 2 – 3 kali sehari. Gantilah pakaian dalam sehari dua kali saat mandi.
  7. Jika vagina terluka, bilas dengan air aquades karena lebih steril dan tidak mencemari luka radang. Keringkan dengan tisu kering yang terjamin kebersihannya setelah buang air.
  8. Cucilah tangan sebelum menyentuh vagina. 
  9. Basuhlan daerah di antara vulva (bibir vagina) dengan air bersih dan sabul mild setelah buang air kecil dan buang air besar. 
  10. Jangan menggunakan handuk atau washlap milik orang lain untuk mengeringkan vagina kita.

Selain perawatan kebersihan, hal lain yang harus diperhatikan antara lain:  
  1. Pasangan yang telah disunat. Sunat pada bagian ujung penis diperlukan untuk menjaga kebersihan penisnya. Beberapa peneliti membuktikan rendahnya kejadian kanker rahim pada istri yang suaminya disunat.
  2. Jangan menggunakan alat-alat bantuan untuk masturbasi, karena hal ini bisa menyebabkan robeknya selaput dara dan infeksi pada vagina atau penis. 
  3. Bila telah aktif secara seksual, lakukanlah pemeniksaan apus Pap (Pap smear untuk deteksi dini kanker rahim.) Bila setelah tiga kali pemeriksaan hasilnya normal, maka ulang kembali dengan jadwal sesuai dengan usia.
  4. Pemeriksaan untuk infeksi toksoplasma, rubela, dan chlamidya (TORSCH). Pemeriksaan ini diperlukan untuk memastikan apakah diperlukan penanganan khusus bila anda menginginkan kehamilan. 
  5. Pemeriksaan pertanda tumor dapat dilakukan untuk tumor indung telur.
Pemeriksaan ginekologi secara rutin akan bermanfaat untuk:
  1. Mencegah berbagai penyakit dan keluhan yang berhubungan dengan reproduks
  2. Memberikan deteksi dini pada penyakit kanker payudara dan leher rahim.
  3. Mendeteksi secara dini penyakit menular seksual dan kondisi lain sebelum menimbulkan dampak yang lebih berbahaya.
  4. Dapat mencegah kemandulan
  5. Memperlancar kehamilan dan kelahiran bayi.
Pemeriksaan ginekologi ini merupakan “kewajiban” bagi mereka yang udah melakukan hubungan seksual, atau yang usianya diatas 18 tahun. Mereka yang sedang atau pernah kena PMS (penyakin menular seksual) atau yang pernah berhubungan seks dengan orang yang terjangkit PMS, atau pernah mengalami penyakit seksual yang lain, serta mereka yang punya potensi terkena kanker payudara dan kanker leher rahim, harus lebih sering lagi periksa ginekologi.
Selain pemeriksaan rutin, kalian harus segera periksa ke dokter apabila mengalami hal-hal berikut ini:
  1. Rasa sakit yang enggak biasa pada vagina atau pinggul.
  2.  Pendarahan atau keputihan yang tidak normal dari vagina
  3. Rasa sakit yang luar biasa bada perut bagian bawah
  4. Rasa sakit dan pembengkakan pada vulva, vagina, rahim atau indung telur.
  5. Rasa gatal pada vagina
  6. Sedang kena PMS
Tidak usah malu memeriksakan organ reproduksi kita ke dokter, karena mereka adalah para ahli yang memang bekerja membantu kita mengatasi masalah kesehatan.

Pakailah gaya hidup yang sehat, rajinlah berolahraga secara teratur. makanlah makanan yang sehat dengan gizi seimbang, jangan merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol serta tentu saja menjaga perilaku seksual yang bertanggung jawab.

Marilah merawat organ reproduksi dengan baik, karena akhirnya kesehatan organ reproduksi juga mempengaruhi kesehatan anda secara keseluruhan.

 

About